Berita
14/08/2025 - Pekalongan, Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali memperluas jejaring kemitraan kelembagaan melalui realisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan penandatanganan PKS berlangsung di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Prodi BPI serta Kepala KUA Doro, Ghufron, S.H.I.
Salah satu poin penting dalam kerja sama tersebut adalah penguatan implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada Prodi BPI. Melalui PKS ini, mahasiswa BPI dapat melaksanakan praktik pengalaman lapangan, observasi layanan keagamaan, serta pendalaman kompetensi penyuluhan berbasis kebutuhan masyarakat. KUA Doro akan menjadi mitra strategis dalam menguji keselarasan learning outcomes BPI dengan tuntutan dunia kerja, khususnya pada sektor layanan keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Prodi BPI juga menegaskan bahwa keterlibatan KUA Doro sebagai mitra bukan tanpa alasan. KUA Doro merupakan salah satu User (Pengguna) Alumni BPI, yaitu Muhammad Izul Haq, S.Sos., yang saat ini bertugas sebagai Penghulu. Kehadiran alumni dalam lembaga mitra menjadi bukti bahwa kompetensi lulusan BPI telah terpakai dan relevan dengan kebutuhan lapangan. Selain itu, keterlibatan User Alumni memberikan kontribusi penting dalam penyempurnaan kurikulum OBE melalui masukan berbasis pengalaman langsung di dunia kerja.
Kepala KUA Doro Ghufron, S.H.I., menyambut positif kerja sama ini dan menegaskan komitmen KUA dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang bimbingan keluarga, administrasi pernikahan, penyuluhan agama, dan pelayanan masyarakat. Ia berharap kehadiran mahasiswa BPI dalam kegiatan KUA dapat membawa manfaat timbal balik dan memperkuat kualitas layanan keagamaan.
Prodi BPI mengharapkan PKS ini dapat memperluas ruang praktik mahasiswa, menghubungkan kurikulum dengan kebutuhan nyata masyarakat, dan memperkuat kolaborasi berbasis OBE guna menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, dan unggul.
9/9/2025. Pekalongan-Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan resmi merealisasikan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Penandatanganan PKS berlangsung pada Senin, 8 September 2025, sekaligus menjadi momen pembukaan praktik pengalaman lapangan (PPL) mahasiswa BPI.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Prodi BPI Dr. Muhamad Rifa’i Subhi, M.Pd.I, Sekretaris Prodi Adib ‘Aunillah Fasya, M.Si., serta Kepala KUA Karanganyar Sabikun, S.Pd.I bersama jajaran penyuluh agama. Dalam sambutannya, Kaprodi BPI menegaskan bahwa PKS ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat integrasi keilmuan dan praktik mahasiswa, khususnya dalam bidang bimbingan dan penyuluhan Islam.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa BPI akan terlibat langsung dalam layanan keagamaan di KUA, seperti bimbingan perkawinan, administrasi pernikahan, konsultasi keluarga sakinah, serta program penyuluhan masyarakat. PPL diharapkan menjadi wahana penguatan kompetensi profesional dan karakter mahasiswa sebagai calon penyuluh agama yang berdaya guna di masyarakat.
Kepala KUA Karanganyar, Sabikun, S.Pd.I, menyambut baik kerja sama tersebut dan berharap kontribusi mahasiswa dapat mendukung optimalisasi layanan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan PPL resmi dimulai hari ini dan akan berlangsung hingga beberapa minggu ke depan sesuai jadwal akademik Prodi BPI.
Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menerima kunjungan Tim Peneliti dari UIN Raden Mas Said Surakarta dalam rangka pelaksanaan penelitian bertajuk “Strategi Penanganan Social Self-Esteem dan Fear of Missing Out (FOMO) pada Mahasiswa PTKIN di Jawa Tengah.” Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Imam Mujahid, S.Ag., M.Pd., bersama Mei Candra Mahardika, M.A.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua Prodi BPI, Dr. Muhamad Rifa'i Subhi, M.Pd.I, didampingi Sekretaris Prodi serta pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) BPI. Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan penelitian, terutama karena isu FOMO dan penurunan self-esteem merupakan fenomena yang semakin terlihat di lingkungan mahasiswa perguruan tinggi.
Beliau menekankan bahwa kolaborasi penelitian lintas kampus ini menjadi langkah penting dalam memperkaya perspektif akademik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan layanan bimbingan di PTKIN. Mahasiswa BPI turut dilibatkan sebagai responden dan field partner agar memperoleh pengalaman penelitian langsung serta pemahaman lebih mendalam terkait dinamika psikologis mahasiswa era digital.
Prodi BPI berharap hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi strategis bagi penguatan layanan konseling, peningkatan kesehatan mental, serta pengembangan program pembinaan mahasiswa di tingkat fakultas maupun universitas. Penelitian ini dijadwalkan berlangsung sepanjang November hingga Desember 2025.