Berita
Pekalongan (10/24), Mahasiswi Prodi BPI yaitu Seli Septia Ningsih meraih 2 penghargaan pada cabang lomba Karya Tulis Ilmiah dan Lomba Live Anchor dalam kegiatan UNICOVS #5 (National Competition of Volunteer Skills) yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit Universitas Negeri Yogyakarta.
Kegiatan UNICOVS #5 ini merupakan kegiatan tingkat Nasional yang dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 3 sampai 5 Mei 2024 di Universitas Negeri Yogyakarta dengan berbagai macam cabang lomba seperti Pertolongan Pertama, Karya Tulis Ilmiah, Live Anchor, dan Video Iklan Layanan Masyarakat.
Dengan kurang lebih 100 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, Seli Septia Ningsih dan Nur Avihani (Mahasiswi PGMI) berhasil menempati juara 2 pada cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah serta Harapan 2 pada cabang Lomba Live Anchor juga diraih oleh Seli Septia Ningsih.
Atas hasil tersebut, Seli menuturkan "Alhamdulillah saya bangga dengan hasilnya, memang benar bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil. Dengan persiapan singkat dan berhasil menempati posisi itu merupakan sebuah anugerah bagi saya dalam perjalanan dunia akademik. Harapannya, saya dapat lebih mengembangkan potensi diri lagi dan semoga dapat memotivasi teman-teman mahasiswa agar terus berprestasi."
Seli menambahkan, dengan hasil yang diraihnya dapat membawa nama baik khususnya UKK KSR PMI Unit UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang sudah memberikan kesempatan untuk berpartisipasi. Harapannya dengan adanya hasil itu, nama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan juga dikenal baik pada tingkat Nasional.
Melihat prosesnya, ketika penelitian sebagai bahan Karya Tulis Ilmiah membuat dirinya dan temannya selalu belajar hal baru serta mengharuskan memiliki manajemen waktu yang baik karena waktu persiapan yang singkat yaitu 2 minggu. Arahan dari para dosen UIN Gusdur pun sangat mempengaruhi hasil karya tulis ilmiah tersebut. Selain itu, Seli mengaku bahwa pertama kali mencoba lomba Live Anchor. Dengan persiapan singkat dan seadanya serta tanpa mengetahui detail mengenai berita apa yang akan dibawakan nantinya, namun dia tetap mencoba percaya diri. Hasil yang didapat pun sangat melebihi ekspektasinya.
Pekalongan – Kabar baik datang dari Pri Abdul Basri, alumni UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan 2022 program studi bimbingan penyuluhan Islam yang berhasil lolos dalam seleksi sebagai Pendamping Desa Cahaya dalam Program YBM PLN (Yayasan Baitul Maal PLN). Program ini bertujuan untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa-desa melalui berbagai inisiatif sosial yang diprakarsai oleh PLN.
Seleksi yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah ini mengharuskan calon pendamping desa untuk memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di wilayah yang akan didampingi. Pri Abdul Basri, berhasil menunjukkan kompetensinya dalam proses seleksi yang ketat.
Dengan lolosnya Pri Abdul Basri, S.Sos sebagai Pendamping Desa Cahaya YBM PLN, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon Provinsi Maluku yang menjadi target program. Program ini mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan keterampilan, pengembangan usaha mikro, dan pemanfaatan sumber daya lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam wawancara singkat, Pri Abdul Basri menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas ini. "Saya merasa terhormat dan siap untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat desa. Semoga melalui program ini, kita bisa bersama-sama membangun desa yang lebih mandiri dan sejahtera," ungkap Pri Abdul Basri.
Program Pendamping Desa Cahaya YBM PLN sendiri merupakan bagian dari upaya PLN untuk berkontribusi lebih dalam membangun Indonesia, dengan fokus pada sektor sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan.
Karyunah atau biasa disapa Yunah merupakan mahasiswa aktif Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) semester 7. Dirinya berhasil lolos seleksi menjadi perwakilan Prodinya guna mengikuti program Student Mobilityke Malaysia dan Singapura pada tanggal 24-28 September 2024.