• kkl2025
  • dfvg
  • kkl Ipari Kab Tabanan
  • Baliho

Berita

7 November 2025 – Pekalongan. Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali memperkuat jejaring kemitraan kelembagaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pekalongan dan IPARI Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Meeting Lantai 2, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) dalam rangkaian dengan Focus Group Discussion (FGD) penyelarasan Visi dan Misi Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Acara penandatanganan PKS ini turut dihadiri oleh pimpinan fakultas, yaitu Dekan FUAD Dr. Tri Astutik Haryati, M.Ag., Wakil Dekan I Dr. Ani, M.Pd, dan Wakil Dekan II Dr. Miftahul Ula, M.Ag.,. Kehadiran pimpinan FUAD menegaskan dukungan penuh fakultas terhadap penguatan jejaring kelembagaan dan penyelarasan arah pengembangan Prodi BPI.

Dari Prodi BPI hadir Ketua Prodi BPI Dr. Muhamad Rifa’i Subhi, M.Pd.I dan Sekretaris Prodi Adib ‘Aunillah Fasya, M.Si. Hadir pula perwakilan IPARI dari dua wilayah, yaitu Mukhammad Khaidar, S.Ag. (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pekalongan Timur, IPARI Kota Pekalongan), H. Zamroni, S.H.I. (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kedungwuni, IPARI Kabupaten Pekalongan), serta Indah Puji Astuti, S.Sos. (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Karanganyar). Ketiganya memberikan pandangan strategis terkait kebutuhan kompetensi penyuluh agama di era saat ini.

Salah satu pokok penting dalam PKS ini adalah penguatan implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada Prodi BPI. Melalui kemitraan dengan IPARI, mahasiswa BPI berpeluang lebih luas untuk mengikuti praktik pengalaman lapangan, pendampingan program penyuluhan, observasi layanan keagamaan, hingga pemetaan isu sosial-keagamaan di masyarakat. IPARI turut memberikan masukan profesional untuk memastikan capaian pembelajaran lulusan (CPL) selaras dengan standar kompetensi penyuluh agama.

FGD Visi dan Misi yang digelar selama dua hari tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkaya arah pengembangan Prodi BPI. Para penyuluh agama memberikan masukan berbasis pengalaman langsung di lapangan, yang sangat penting dalam memperkuat relevansi kurikulum dan meningkatkan kualitas lulusan.

Perwakilan IPARI menyambut positif terjalinnya kerja sama ini dan menegaskan komitmen mereka dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang penyuluhan agama, pemberdayaan keluarga, administrasi keagamaan, dan literasi sosial-keagamaan.

Melalui terjalinnya PKS dan penyelenggaraan FGD ini, Prodi BPI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berharap dapat memperluas ruang praktik mahasiswa, memperkuat koneksi antara akademisi dan praktisi, serta mengoptimalkan implementasi kurikulum berbasis OBE guna mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan adaptif dalam bidang bimbingan dan penyuluhan Islam.

Pekalongan – 30/9/2025 Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan terus memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga profesi.

Pada kesempatan ini, Ketua Prodi BPI, Dr. Muhamad Rifa’i Subhi, M.Pd.I, secara resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Batang, yang diwakili oleh Ketua PD. IPARI Batang yaitu Hj. Al Mukaromah, S.Ag., M.Pd

Penandatanganan PKS ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pengabdian masyarakat, serta pengembangan keilmuan dan keprofesian mahasiswa BPI, khususnya di bidang penyuluhan agama Islam.

Dalam sambutannya, Dr. Muhamad Rifa’i Subhi menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan praktis melalui program magang, praktik lapangan, maupun kegiatan kolaboratif lainnya. “Kemitraan dengan IPARI Batang akan memperkuat sinergi antara kampus dan penyuluh agama di lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung dinamika dakwah dan penyuluhan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Hj. Al Mukaromah, S.Ag., M.Pd., mewakili PD IPARI Batang, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini akan menjadi wadah bagi mahasiswa BPI untuk berkontribusi dalam kegiatan penyuluhan agama, sekaligus memperkuat peran penyuluh dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, dan berkeadaban.

Dengan terjalinnya PKS ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengimplementasikan program-program kerja nyata, baik dalam bentuk penelitian, pelatihan, maupun pemberdayaan masyarakat.

 
 

14/08/2025 - Pekalongan, Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali memperluas jejaring kemitraan kelembagaan melalui realisasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan penandatanganan PKS berlangsung di Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Prodi BPI serta Kepala KUA Doro, Ghufron, S.H.I.

Salah satu poin penting dalam kerja sama tersebut adalah penguatan implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada Prodi BPI. Melalui PKS ini, mahasiswa BPI dapat melaksanakan praktik pengalaman lapangan, observasi layanan keagamaan, serta pendalaman kompetensi penyuluhan berbasis kebutuhan masyarakat. KUA Doro akan menjadi mitra strategis dalam menguji keselarasan learning outcomes BPI dengan tuntutan dunia kerja, khususnya pada sektor layanan keagamaan.

Dalam kesempatan tersebut, Prodi BPI juga menegaskan bahwa keterlibatan KUA Doro sebagai mitra bukan tanpa alasan. KUA Doro merupakan salah satu User (Pengguna) Alumni BPI, yaitu Muhammad Izul Haq, S.Sos., yang saat ini bertugas sebagai Penghulu. Kehadiran alumni dalam lembaga mitra menjadi bukti bahwa kompetensi lulusan BPI telah terpakai dan relevan dengan kebutuhan lapangan. Selain itu, keterlibatan User Alumni memberikan kontribusi penting dalam penyempurnaan kurikulum OBE melalui masukan berbasis pengalaman langsung di dunia kerja.

Kepala KUA Doro Ghufron, S.H.I., menyambut positif kerja sama ini dan menegaskan komitmen KUA dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang bimbingan keluarga, administrasi pernikahan, penyuluhan agama, dan pelayanan masyarakat. Ia berharap kehadiran mahasiswa BPI dalam kegiatan KUA dapat membawa manfaat timbal balik dan memperkuat kualitas layanan keagamaan.

Prodi BPI mengharapkan PKS ini dapat memperluas ruang praktik mahasiswa, menghubungkan kurikulum dengan kebutuhan nyata masyarakat, dan memperkuat kolaborasi berbasis OBE guna menghasilkan lulusan yang profesional, adaptif, dan unggul.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree