Berita
24 November 2024,_ Karyunah mahasiswa aktif semester tujuh Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam meraih juara dua dalam event“Lomba Da’i Tingkat Jateng dan DIY”. Lomba ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah UIN GusDur Pekalongan. Diikuti oleh 34 peserta dari masing-masing delegasi, mulai dari UIN Wali Songo, UIN Saizu, IAIN Kudus, ITSNU Pekalongan, UIN Salatiga, Ponpes Magelang, Ponpes Al Utsamni dan masih banyak lagi. Tema yang diberikan panitia adalah “Inovasi Dakwah dalam Membentuk Karakter dan Menghadapi Tantangan di Era 5.0”
Karyunah menuturkan bahwa dirinya tidak menyangka dapat meraih juara pada ajang bergengsi tersebut, pasalnya banyak peserta yang mendaftar dan rata-rata dar imereka tampil dengan Masya Allah luarbiasa. “Saya selalu berusaha maksimal dan totalitas setiap mengikuti ajang lomba. Meski saya tahu, di semester ini saya sedang sibuk mengerjakan skripsi, namun ajang lomba ini menjadi refreshing dan menambah ilmu baru serta relasi yang positif. Shalawat dan doa yang selalu saya panjatkan adalah bagian dari keberhasilan saya”. (Ujar Karyunah)
Tema ceramah yang dibawakan Karyunah adalah “Pemanfaatan Media Sosial dan AI sebagai Ajang Dakwah Untuk Masa Depan Cerah”. Pesan moral yang disampaikan dalam ceramah ini adalah bahwa di era modern ini banyak generasi muda yang masih salah dalam pemanfaatan medsos dan AI. Mulai dari kecanduan konten-konten negatif, scroll hal-hal yang tidak penting dan yang lebih parah menjadi penyebar atau korban hoax penistaan agama. Hal tersebut selaras dengan berita dari CNN Indonesia “bahwa lebihdari 51% generasi muda Indonesia gagal dalam memanfaatkan teknologi”. Maka di zaman globalisasi sekarang ini gudget yang semakin canggih harus dimanfaatkan dengan sebijak-bijaknya. Jangan sampaihanya bersaing mahal-mahalan harga handphone namun akhlak dan etika semakin turun. Sebagai manahadis Nabi “Sampaikanlah dariku (Nabi Muhammad) walauhanya satu ayat”.
Ibu Nadhifatuz Zulfa,M.Pd selaku sekretaris Prodi BPI turut bangga dan mengucapkan selamat kepada Karyunah. Beliau menyampaikan pesan bahwa “Mbak Yunah harus selalu melatih skill yang sudah dimiliki, jangan lupa untuk selalu melibatkan restu orang tua, semoga mbak yunah semakin sukses Aamiin”.
Pekalongan, 14 November 2024 – Pada hari ketiga rangkaian kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Litapdimas LP2M UIN KH.Abdurrahman Wahid di Kelurahan Jenggot, Kota Pekalongan, digelar pelatihan bertajuk Peningkatan Kapasitas Bank Sampah "Hijau Asri". Acara ini dilaksanakan pada Jumat, 15 November 2024, dengan menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya: Ibu Yuliastri, S.K.M., selaku Penyuluh Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, dan Ibu Nur Saimah, S.P., seorang praktisi pengolahan sampah. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan pengaplikasian konsep eco-jihad dalam menjaga kebersihan lingkungan, yang merupakan tajuk kegiatan pemberdayaan Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN KH.Abdurrahman Wahid Pekalongan yang diketuai oleh Dr.Maskhur, M.Ag., Kaprodi BPI, bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan.
Praktik dan Edukasi Pengolahan Sampah
Dalam paparannya, Ibu Yuliastri, S.K.M., memberikan materi mengenai pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Beliau menekankan pentingnya komitmen bersama untuk memulai pengolahan sampah organik dari rumah tangga sebagai upaya mengurangi volume sampah harian yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Selain itu, beliau juga menjelaskan bahwa sampah anorganik seperti kardus bekas, plastic bekas, botol bekas, dan sebagainya dapat dikumpulkan dan dijual ke Bank Sampah untuk dipilah dan didaur ulang, sehingga berkontribusi terhadap lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Sementara itu, Ibu Nur Saimah, S.P., melanjutkan sesi dengan memberikan praktik mengolah sampah botol plastik menjadi pot bunga gantung yang cantik dan bernilai guna. Pot tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat menanam tanaman hias untuk memperindah taman rumah.
Dukungan Fasilitas untuk Bank Sampah
Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 30 peserta yang merupakan perwakilan Pengurus Bank Sampah "Hijau Asri" dan Komunitas Sedekah Sampah Kelurahan Jenggot. Para peserta juga mendapatkan bantuan berupa timbangan sampah, buku tabungan, dan tas karung sebagai sarana untuk menampung sampah anorganik yang akan dijual ke bank sampah.
Membangun Komitmen Bersama
Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat peran Bank Sampah "Hijau Asri" sebagai salah satu solusi dalam pengelolaan sampah di Kelurahan Jenggot. “Langkah kecil yang kita mulai dari rumah tangga bisa berdampak besar bagi lingkungan. Mari kita terus tingkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam mengelola sampah,” ungkap salah satu narasumber.
Melalui peningkatan kapasitas ini, Kelurahan Jenggot semakin mantap dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, bersih, dan lestari, dengan Bank Sampah sebagai pilar penting dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi. (NZ)
Pekalongan, 13 November 2024 – Workshop dan pelatihan pengelolaan sampah anorganik dengan metode 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai tindak lanjut program eco-jihad bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan digelar pada Rabu, 13 November 2024, di aula Kelurahan Jenggot, Kota Pekalongan. Kegiatan ini merupakan kegiatan kedua dari rangkaian kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) yang diketuai oleh Dr.Maskhur, M.Ag., sekaligus Kaprodi BPI UIN K.H.Abdurrahman Wahid Pekalongan, dengan anggota Nadhifatuz Zulfa, M.Pd., selaku Sekretaris Prodi BPI, dan Akmalu Millatina serta Sely Septianingsih yang keduanya merupakan mahasiswa Prodi BPI Semester 5. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah serta mengajarkan keterampilan praktis yang bermanfaat secara ekonomi.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kelurahan Jenggot, Bapak Muhammad Fathoni, S.Ak., yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam menghadapi permasalahan sampah di lingkungan sekitar.
Materi dari Para Ahli
Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari dua narasumber. Narasumber pertama, Bapak Adi Setiawan, S.E., selaku Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, menyampaikan materi mengenai pengelolaan sampah anorganik menggunakan metode 3R. Beliau menyoroti isu-isu strategis terkait lingkungan, pentingnya pengelolaan sampah, dan pemanfaatan limbah anorganik melalui proses daur ulang.
Sementara itu, narasumber kedua, Ibu Nur Saimah, S.P., seorang praktisi pengolahan sampah, memberikan materi praktik pengolahan sampah anorganik menjadi kerajinan tangan. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan bagaimana limbah seperti botol plastik, kaleng bekas, dan kain perca dapat diolah menjadi produk bernilai seni dan memiliki daya jual tinggi.
Praktik Daur Ulang Bersama Peserta
Pada sesi praktik, Ibu Nur Saimah memandu peserta, yang mayoritas terdiri dari ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Jenggot Kota Pekalongan, untuk mengubah sampah botol plastik dan sendok plastik menjadi hiasan pot dan bunga yang sangat cantik. Sebanyak 30 peserta yang hadir tampak antusias mempraktikkan keterampilan ini.
Harapan untuk Keberlanjutan
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam mengelola sampah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi kreatif berbasis daur ulang. “Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong ibu-ibu dan masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai,” ujar salah satu peserta.
Dengan adanya pelatihan ini, Kelurahan Jenggot terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan masyarakat yang mandiri secara ekonomi melalui pengelolaan sampah. (NZ)