• kkl2025
  • dfvg
  • Baliho
  • Pelantikan HMJ BPI

Berita

Pekalongan, 12 November 2024 – Tim Pemberdayaan Masyarakat Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Eco-Jihad: Memerangi Sampah Demi Lingkungan Sehat dan Bersih.” Kegiatan ini berlangsung di Aula Kelurahan Jenggot, Kota Pekalongan, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat setempat. 

FGD ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang terdiri dari Ketua RW Kelurahan Jenggot, tokoh agama, pengurus Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta pengurus Bank Sampah di Kelurahan Jenggot. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kelurahan Jenggot, Bapak Muhammad Fathoni, S.Ak., yang menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemberdayaan masyarakat berbasis penyuluhan Islam ini. 

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah, terutama dengan mengaplikasikan konsep eco-jihad yang mengajarkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari iman,” ujar Bapak Fathoni dalam sambutannya. 

Dalam sesi pertama, Dr. Maskhur, M.Ag., selaku Ketua Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Kaprodi BPI FUAD UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan, memberikan pemaparan mengenai konsep eco-jihad. Menurutnya, eco-jihad adalah perjuangan yang sungguh-sungguh untuk melestarikan alam sebagai bentuk ibadah kepada Allah. “Sebagai umat Islam, kita harus meneladani Nabi Muhammad SAW., dalam menjaga, melindungi dan melestarikan lingkungan, sebagai bentuk ibadah,” tegas Dr. Maskhur. 

Sesi kedua diisi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan, Dr. Sri Budi Santoso, M.Si., yang menyampaikan materi bertajuk “Mengelola Sampah Secara Tertib, Bertanggung Jawab, dan Ramah Lingkungan.” Ia menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis komunitas untuk menciptakan kehidupan yang berkelanjutan.

Kegiatan FGD ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan gagasan yang muncul, seperti pengelolaan sampah berbasis rumah tangga dan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan sebagai pengaplikasian konsep eco-jihad.

Kelurahan Jenggot Diproyeksikan Jadi Kelurahan Percontohan

Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini merupakan langkah awal dari rangkaian program bertajuk Eco-Jihad yang akan dilanjutkan dengan pelatihan pengelolaan sampah anorganik dan peningkatan kapasitas Bank Sampah "Hijau Asri." Kelurahan Jenggot diharapkan menjadi kelurahan percontohan di Kota Pekalongan dalam pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berbasis nilai-nilai Islam. (NZ)

Pekalongan – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses menggelar Workshop Review Kurikulum KKNI pada 7-8 November 2023. Acara ini berlangsung di Ruang Meeting Lantai 2 Gedung Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah.


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidangnya, yakni Prof. Dr. M. Andi Faishal Bakti, Ph.D. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Dr. M. Shulton, M.Ag. dari UIN Walisongo Semarang. Workshop ini juga diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan dari enam program studi di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, yaitu Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadis, Bimbingan Penyuluhan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta Manajemen Dakwah.

Pada hari pertama, narasumber memaparkan konsep Kurikulum KKNI yang berorientasi pada Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Seluruh program studi di fakultas ini telah menerapkan kurikulum berbasis MBKM sejak Semester Ganjil 2022/2023. Penyesuaian ini merupakan respons terhadap kebijakan Kemendikbud dan perubahan status institusi dari IAIN Pekalongan menjadi UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada 8 Juni 2022.

Sesi hari kedua difokuskan pada evaluasi dan review kurikulum oleh para peserta workshop, termasuk narasumber, dosen, mahasiswa, alumni, dan mitra pengguna lulusan. Hasil evaluasi ini akan menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Kurikulum KKNI berbasis MBKM yang sedang berjalan di seluruh program studi.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.(NZ)

Pekalongan (10/24), Mahasiswi Prodi BPI yaitu Seli Septia Ningsih meraih 2 penghargaan pada cabang lomba Karya Tulis Ilmiah dan Lomba Live Anchor dalam kegiatan UNICOVS #5 (National Competition of Volunteer Skills) yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit Universitas Negeri Yogyakarta.

Kegiatan UNICOVS #5 ini merupakan kegiatan tingkat Nasional yang dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 3 sampai 5 Mei 2024 di Universitas Negeri Yogyakarta dengan berbagai macam cabang lomba seperti Pertolongan Pertama, Karya Tulis Ilmiah, Live Anchor, dan Video Iklan Layanan Masyarakat.

Dengan kurang lebih 100 peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, Seli Septia Ningsih dan Nur Avihani (Mahasiswi PGMI) berhasil menempati juara 2 pada cabang Lomba Karya Tulis Ilmiah serta Harapan 2 pada cabang Lomba Live Anchor juga diraih oleh Seli Septia Ningsih.

Atas hasil tersebut, Seli menuturkan "Alhamdulillah saya bangga dengan hasilnya, memang benar bahwa proses tidak akan mengkhianati hasil. Dengan persiapan singkat dan berhasil menempati posisi itu merupakan sebuah anugerah bagi saya dalam perjalanan dunia akademik. Harapannya, saya dapat lebih mengembangkan potensi diri lagi dan semoga dapat memotivasi teman-teman mahasiswa agar terus berprestasi."

Seli menambahkan, dengan hasil yang diraihnya dapat membawa nama baik khususnya UKK KSR PMI Unit UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang sudah memberikan kesempatan untuk berpartisipasi. Harapannya dengan adanya hasil itu, nama UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan juga dikenal baik pada tingkat Nasional.

Melihat prosesnya, ketika penelitian sebagai bahan Karya Tulis Ilmiah membuat dirinya dan temannya selalu belajar hal baru serta mengharuskan memiliki manajemen waktu yang baik karena waktu persiapan yang singkat yaitu 2 minggu. Arahan dari para dosen UIN Gusdur pun sangat mempengaruhi hasil karya tulis ilmiah tersebut. Selain itu, Seli mengaku bahwa pertama kali mencoba lomba Live Anchor. Dengan persiapan singkat dan seadanya serta tanpa mengetahui detail mengenai berita apa yang akan dibawakan nantinya, namun dia tetap mencoba percaya diri. Hasil yang didapat pun sangat melebihi ekspektasinya.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree