Berita
Pekalongan – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melalui Departemen Kreatif sukses menyelenggarakan kegiatan Podcast Bincang BPI dengan tema “Kuliah Itu Scam?” pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan yang bertempat di Laboratorium Bimbingan Penyuluhan Islam ini menghadirkan Tri Bagus Purnama, S.Sos. sebagai narasumber dan diikuti oleh anggota Departemen Kreatif serta audiens yang menyaksikan tayangan podcast tersebut.
Podcast ini diselenggarakan sebagai wadah diskusi dan edukasi bagi mahasiswa maupun masyarakat umum untuk membahas berbagai pandangan mengenai pendidikan tinggi di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis. Tema yang diangkat berangkat dari maraknya narasi di media sosial yang mempertanyakan relevansi kuliah dan pendidikan formal dalam membangun karier masa depan.
Dalam sesi diskusi, narasumber membahas fenomena munculnya anggapan bahwa “kuliah itu scam” yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingginya biaya pendidikan, persaingan dunia kerja yang semakin ketat, serta munculnya berbagai profesi baru yang tidak selalu mensyaratkan gelar akademik. Meski demikian, pendidikan tinggi dinilai masih memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir kritis, memperluas jaringan, serta meningkatkan kompetensi seseorang.
Selain membahas tantangan yang dihadapi lulusan perguruan tinggi, podcast ini juga mengulas relevansi pendidikan tinggi di era modern. Narasumber menjelaskan bahwa kuliah bukan satu-satunya jalan menuju kesuksesan, namun tetap menjadi salah satu sarana yang dapat membantu individu mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dibutuhkan dalam dunia profesional.
Pembahasan juga diarahkan pada strategi menjalani perkuliahan secara efektif dan produktif. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya berfokus pada perolehan nilai akademik, tetapi juga aktif mengikuti program magang, kegiatan organisasi, program Kampus Merdeka, serta berbagai aktivitas yang dapat memperkaya pengalaman dan membangun portofolio sejak dini.
Lebih lanjut, Tri Bagus Purnama menekankan pentingnya penguasaan keterampilan dan mentalitas yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, literasi digital, serta kemampuan beradaptasi menjadi beberapa kompetensi yang dinilai penting untuk dimiliki oleh generasi muda, baik yang menempuh jalur pendidikan tinggi maupun jalur pengembangan diri lainnya.
Melalui diskusi yang berlangsung secara interaktif, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya menyelaraskan pendidikan dengan tujuan karier serta membangun kompetensi yang relevan dengan perkembangan dunia kerja. Kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh gelar akademik, tetapi juga oleh kemampuan individu dalam memanfaatkan peluang dan terus mengembangkan diri.
Dengan terselenggaranya Podcast Bincang BPI ini, HMPS Bimbingan Penyuluhan Islam berharap mahasiswa dan masyarakat dapat memiliki pandangan yang lebih luas mengenai nilai pendidikan tinggi, berbagai peluang karier di masa depan, serta pentingnya pengembangan keterampilan dan pengalaman sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di era modern.
Semarang — Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan Studi Edukatif Kurikulum ke Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengembangan kurikulum, peningkatan mutu akademik, sekaligus perluasan jejaring kelembagaan antar perguruan tinggi.
Kegiatan dipimpin oleh Ketua Prodi BPI FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Dr. Muhamad Rifa’i Subhi, M.Pd.I., dan disambut langsung oleh Ketua Prodi BPI FDK UIN Walisongo Semarang, Dr. Ulin Nihayah, M.Pd.I., didampingi Sekretaris Program Studi Ayu Faiza Algifahmy, M.Pd., serta Dr. Ema Hidayah, S.Sos.I., M.S.I. selaku perwakilan dosen.
Dalam forum diskusi akademik, kedua program studi melakukan sharing dan benchmarking terkait pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta penguatan model pembelajaran kolaboratif. Pertemuan ini juga menjadi ruang pertukaran praktik baik (best practices) dalam tata kelola program studi dan penguatan mutu tridharma perguruan tinggi.
Salah satu capaian penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Prodi BPI FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dengan Prodi BPI FDK UIN Walisongo Semarang. Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya.
Melalui kerja sama ini, kedua program studi sepakat membuka peluang kolaborasi dalam berbagai program, di antaranya penyelenggaraan kuliah bersama, seminar, workshop, guest lecturer, Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), implementasi hak belajar di luar program studi, penelitian dan publikasi kolaboratif, hingga pengabdian masyarakat bersama. Kesepakatan ini juga menjadi dasar untuk pengembangan program lanjutan melalui monitoring dan evaluasi berkala.
Ketua Prodi BPI FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam program-program konkret yang berdampak pada peningkatan kualitas akademik, penguatan jejaring, serta pengembangan Prodi BPI ke depan.
Melalui kegiatan ini, Prodi BPI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi strategis sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan tinggi dan pengembangan tridharma perguruan tinggi.
Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (HMPS BPI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan melaksanakan kegiatan Sharing of Caring (SOC) dengan tema “Sehat Mental, Siap Masa Depan” pada hari Senin hingga Jumat, tanggal 13–17 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa SMA/SMK/MA yang berada di wilayah Ulujami dan Pekalongan, serta diikuti oleh seluruh pengurus HMPS BPI periode 2026.
Kegiatan Sharing of Caring (SOC) merupakan salah satu program kerja HMPS BPI yang bertujuan untuk memperkenalkan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, khususnya Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), kepada para siswa/siswi tingkat SMA/SMK/MA. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan arahan serta motivasi kepada para siswa agar lebih terarah dalam merencanakan masa depan, khususnya dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Dalam pelaksanaannya, pengurus HMPS BPI menyampaikan beberapa informasi penting kepada para siswa/siswi, di antaranya pengenalan lingkungan kampus UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, pengenalan Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), serta penyampaian informasi mengenai kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh HMPS BPI, seperti lomba esai dan lomba desain grafis.
Selain itu, para siswa juga mendapatkan sesi motivasi dan arahan mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai bekal dalam menghadapi tantangan masa depan. Materi ini diharapkan dapat membantu siswa/siswi untuk lebih memahami pentingnya keseimbangan antara kesiapan akademik dan kesehatan mental dalam meraih cita-cita.
Melalui kegiatan Sharing of Caring (SOC) ini, diharapkan para siswa/siswi SMA/SMK/MA di wilayah Ulujami dan Pekalongan dapat lebih mengenal UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, khususnya Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI). Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik.