• kkl2025
  • dfvg
  • kkl Ipari Kab Tabanan
  • Baliho

Berita

Pekalongan, 15 Desember 2024 – Program Studi (Prodi) Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan resmi memperoleh predikat Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 7187/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/XII/2024.

Pekalongan – Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan kegiatan Review Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dan Outcome-Based Education (OBE) pada tanggal 21-22 Mei 2024 di Hotel Dafam, Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh enam program studi di lingkungan FUAD, yaitu Prodi Ilmu Hadis, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam, dan Prodi Manajemen Dakwah.

Selain melibatkan para akademisi dari keenam program studi, kegiatan ini juga diikuti oleh alumni dan user (pengguna lulusan) dari masing-masing program studi. Meski fokus utama diberikan kepada program studi keilmuan Ushuluddin, yakni Prodi Ilmu Hadis, Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, program studi keilmuan Dakwah seperti Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam, serta Prodi Manajemen Dakwah juga ikut berpartisipasi aktif dalam proses review.

Review kurikulum ini dirancang secara serial, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dengan tujuan memastikan kurikulum yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan FUAD, Prof. Dr. Sam’ani, M.Ag. Dalam sambutannya, Prof. Sam’ani menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang berbasis pada profil lulusan. “Kurikulum harus mencerminkan kompetensi lulusan di ranah pengetahuan, sikap, dan keterampilan, yang kemudian didistribusikan secara proporsional dalam mata kuliah. Selain itu, kita juga harus memperhatikan kemajuan teknologi sebagai bagian penting dalam pengembangan pendidikan,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, FUAD UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berharap dapat menghadirkan kurikulum yang lebih inovatif dan adaptif, mendukung lulusan yang berdaya saing tinggi serta mampu menghadapi tantangan global.


24 November 2024,_
Karyunah mahasiswa aktif semester tujuh Prodi Bimbingan Penyuluhan Islam meraih juara dua dalam event“Lomba Da’i Tingkat Jateng dan DIY”. Lomba ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah UIN GusDur Pekalongan. Diikuti oleh 34 peserta dari masing-masing delegasi, mulai dari UIN Wali Songo, UIN Saizu, IAIN Kudus, ITSNU Pekalongan, UIN Salatiga, Ponpes Magelang, Ponpes Al Utsamni dan masih banyak lagi. Tema yang diberikan panitia adalah “Inovasi Dakwah dalam Membentuk Karakter dan Menghadapi Tantangan di Era 5.0”

Karyunah menuturkan bahwa dirinya tidak menyangka dapat meraih juara pada ajang bergengsi tersebut, pasalnya banyak peserta yang mendaftar dan rata-rata dar imereka tampil dengan Masya Allah luarbiasa. “Saya selalu berusaha maksimal dan totalitas setiap mengikuti ajang lomba. Meski saya tahu, di semester ini saya sedang sibuk mengerjakan skripsi, namun ajang lomba ini menjadi refreshing dan menambah ilmu baru serta relasi yang positif. Shalawat dan doa yang selalu saya panjatkan adalah bagian dari keberhasilan saya”. (Ujar Karyunah)

Tema ceramah yang dibawakan Karyunah adalah “Pemanfaatan Media Sosial dan AI sebagai Ajang Dakwah Untuk Masa Depan Cerah”. Pesan moral yang disampaikan dalam ceramah ini adalah bahwa di era modern ini banyak generasi muda yang masih salah dalam pemanfaatan medsos dan AI. Mulai dari kecanduan konten-konten negatif, scroll hal-hal yang tidak penting dan yang lebih parah menjadi penyebar atau korban hoax penistaan agama. Hal tersebut selaras dengan berita dari CNN Indonesia “bahwa lebihdari 51% generasi muda Indonesia gagal dalam memanfaatkan teknologi”. Maka di zaman globalisasi sekarang ini gudget yang semakin canggih harus dimanfaatkan dengan sebijak-bijaknya. Jangan sampaihanya bersaing mahal-mahalan harga handphone namun akhlak dan etika semakin turun. Sebagai manahadis Nabi “Sampaikanlah dariku (Nabi Muhammad) walauhanya satu ayat”.

Ibu Nadhifatuz Zulfa,M.Pd selaku sekretaris Prodi BPI turut bangga dan mengucapkan selamat kepada Karyunah. Beliau menyampaikan pesan bahwa “Mbak Yunah harus selalu melatih skill yang sudah dimiliki, jangan lupa untuk selalu melibatkan restu orang tua, semoga mbak yunah semakin sukses Aamiin”.

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree